Breaking News

Fraksi Partai Gerindra Andi Pahlevi .SE,MM Sosialisasi Tentang Perlindungan Guru

1.ONENEWS.CO.ID-Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Pahlevi,SE,MM menggelar Sosialisasi Perda nomor 5 tahun 2022 tentang Perlindungan Guru, di Hotel Royal bay Makassar, jumat (12/5/2023).

Pada sosialisasi Perda kali ini, turut menghadirkan dua narasumber yakni Kabid dinas pendidikan kota Makassar,Abdul muis Mustafa,SE.MM dan Guru SMK 4 Kota Makassar,abd Aziz olly Fungsional Dinas Pendidikan Kota Makassar, 


Andi Pahlevi mengatakan Perda perlindungan guru ini telah melalui proses yang cukup panjang dan akhirnya bisa disahkan Ranperda Perlindungan Guru menjadi Perda.

“Perda perlindungan guru ini menjadi perhatian bersama untuk memberikan rasa aman bagi guru dalam menjalankan tugasnya. Karena guru adalah profesi mulia maka sepatutnya mendapatkan perlindungan,” ujar- Andi Pahlevi

Karena itu, Legislator dari Fraksi Gerindra ini berharap dengan lahirnya Perda yang terbilang masih baru, masyarakat bisa mengetahui bahwa profesi guru sudah mempunyai payung hukum.

“Perda ini sangat baru jadi memang harus gencar di sosialisasikan, karena kalau kita lihat perlakukan terhadap guru sangat beda dengan dulu,” ungkapnya.
Kabid Dinas pendidikan kota makassar dalam paparan materinya menjelaskan perda ini menjadi payung untuk melindungi guru dan mengedepankan pendidik.

“Kalau kita lihat di media sosial banyak guru sekarang yang di bully oleh siswanya, jadi beda perlakuan guru dulu dan sekarang,” paparnya.

Kalau melihat fenomena saat ini, kata abd muis mustafa, SE.MM, ada beberapa siswa yang bukannya mematuhi perintah dari gurunya. Tetapi banyak siswa yang melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan etika

“Kenyataan itulah yang harus dipaparkan oleh kehidupan saat ini, bahwa guru sebagai pendidik. bukan bahan cemooh dalam hal ketika proses pembelajaran tidak maksimal,” ujar pria yang akrab disapa Om MUIS ini.

Sementara itu, Pejabat Fungsional Dinas Pendidikan Kota Makassar, Abd muis mustafa menjelaskan bahwa secara peraturan perundang-undangan ada sanksi hukum yang mengikat soal perlindungan guru.

“Misalnya apa saja hak-hak dan kewajiban bagi setiap guru dalam menjalankan tugasnya sebagai profesi yang profesional,” jelasnya.

Kemudian, menurut Abd muis, ada tugas dan tanggungjawab dari pemerintah, masyarakat bahkan dari orang tua peserta didik dalam hal Perlindungan guru.

“Jadi point-point dalam Perda ini sudah lengkap seperti apa tugas dan tanggungjawab pemerintah dan masyarakat untuk melindungi guru, apa peran serta orang tua di dalamnya sudah tertuang,” pungkasnya. (*)
© Copyright 2022 - 1 One News