MAKASSAR—1ONE—NEWS—CO.ID. Persoalan sampah belum di ambil kembali menjadi sorotan tajam
warga Setempat di berbagai permukiman mengeluhkan penumpukan sampah yang tak kunjung diangkut oleh petugas kebersihan. Sudah tiga hari sejak terakhir kali sampah diangkut, menyebabkan kondisi lingkungan semakin kotor dan berpotensi menimbulkan penyakit apa lagi dekat Pasar Tradisional,Lokasi jalan Sulawesi Butung Kelurahan Butung kecamatan Wajo Makassar, Pada Jum'at (08/05/2026) Siang
Warga mengatakan bahwa biasanya pengangkutan sampah dilakukan dua kali dalam seminggu,
Namun hingga kini sampah lingkungannya belum diangkut sama sekali.
Seorang awak media pantau langsung di wilayah Kelurahan Butung adanya sampah melebar Ini sudah tiga hari,
Penumpukan sampah di depan Pasar Tradisional semakin parah. warga meminta Kepada pemerintah setempat Harus cepat di angkut sebelum bertambah atau menggunung Sampah tersebut,
Bau busuk pun mulai menyebar, mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat dan tokoh penjual pakaian dan lain-lain yang dekat dari sampah sekitarnya
warga Setempat menyebut bahwa inilah yang menjadi pemicu utama penumpukan sampah di pinggir jalan atau di depan tokoh penjual
Karena sampah di Area pasar tradisional sudah mengundang lalat, ulat, dan belatung tersebut,” kata warga
Warga berharap masalah ini segera mendapat perhatian dari pihak terkait. Jika pengangkutan sampah dilakukan secara rutin, persoalan penumpukan sampah di lingkungan maupun di pinggir jalan dapat diatasi.
Di beberapa titik di kelurahan Butung penumpukan sampah di pinggir jalan masih menjadi pemandangan umum. Kondisi ini menimbulkan bau tak sedap dan memperburuk kebersihan lingkungan.
namun hingga kini belum ada tindakan nyata dari pihak berwenang.
Sampah yang terus menumpuk dan melebar berisiko menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti penyakit pernapasan dan penyebaran bakteri. Selain itu, pemandangan tumpukan sampah juga merusak estetika kota serta mengganggu aktivitas warga yang melintas.
Pemerintah setempat, di bawah kepemimpinan wali kota dan wakil wali kota Makassar, telah berjanji untuk segera menangani persoalan ini. Mereka bertekad memperbaiki sistem pengangkutan sampah agar lebih lancar dan efisien.
Masyarakat berharap janji tersebut segera direalisasikan. Mereka menginginkan adanya kepastian terkait jadwal pengangkutan sampah serta peningkatan fasilitas kebersihan, terutama di wilayah Kelurahan Butung
Jika masalah ini tidak segera ditangani, dikhawatirkan penumpukan sampah akan semakin parah dan berdampak lebih luas. Warga berharap pemerintah dapat memberikan solusi nyata agar lingkungan tempat tinggal mereka kembali bersih sehat dan nyaman."Ucapnya
LAPORAN : KABIRO MAKASSAR
EDITOR : SADIKIN RAHMAT

Social Header